Silaturahmi Wali Santri Baru Pesantren Raudlatul Ulum: Bersinergi Mendidik, Bersama Membentuk Akhlak Terbaik

scheduleSabtu, 4 Juli 2026



Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan menggelar kegiatan Silaturahmi Wali Santri Baru pada Ahad (5/7/2026) di Halaman Kampus 2 Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk mempererat sinergi antara pesantren dan wali santri dalam mendidik generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, serta siap menghadapi tantangan zaman. Acara dihadiri para pengasuh, dewan asatidz, dan ratusan wali santri dari berbagai daerah di Indonesia.


Dalam sambutannya, Pengasuh Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan, Drs. K.H. Muhammad Najib Suyuthi, M.Ag., menyampaikan selamat datang kepada seluruh wali santri yang hadir dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Riau, Jambi, Kalimantan, hingga Nabire, Papua. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan untuk mendidik putra-putri mereka.


Beliau menjelaskan bahwa seluruh proses pendidikan di pesantren dibingkai dengan manhaj Ahlussunah wal Jamaah yang memiliki sanad keilmuan jelas. Pengasuh pesantren belajar langsung kepada pendiri pesantren, KH. Suyuthi Abdul Qadir, yang merupakan murid langsung KH. Hasyim Asy'ari. Tradisi keilmuan tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun karakter dan wawasan santri.


Dalam bidang pendidikan, pesantren mengusung prinsip al-muhafadzah 'ala al-qadim as-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah, yakni menjaga tradisi yang baik sekaligus menerima pembaruan yang lebih baik. Karena itu, pembelajaran kitab salaf dipadukan dengan Kurikulum Merdeka dan kurikulum Kementerian Agama. Berbagai program pendampingan juga disiapkan sesuai kebutuhan santri, mulai dari PPAQ bagi pemula membaca Al-Qur'an, Mafikib untuk bidang sains, EAG untuk pengembangan sosial, MQK yang telah banyak menorehkan prestasi, hingga program tahfidz. Seluruhnya dapat diikuti tanpa dipungut uang gedung.


Selain memberikan pendidikan terbaik, pesantren juga berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Seluruh proses pembinaan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan pendampingan sehingga setiap santri memperoleh perhatian sesuai potensi yang dimilikinya.


Menutup sambutannya, beliau mengingatkan bahwa perjalanan menuntut ilmu tentu tidak lepas dari berbagai ujian. Rasa rindu dan khawatir dari orang tua merupakan hal yang wajar, namun beliau meyakinkan bahwa putra-putri mereka sedang ditempa untuk menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia. Beliau pun memohon doa dari seluruh wali santri agar setiap proses pendidikan di pesantren senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan.


Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara pesantren dan wali santri. Dengan sinergi yang kuat, proses pendidikan tidak hanya melahirkan santri yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak terbaik serta siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.


***


Tim Media

Kunjungi konten kami juga di: Instagram Reels Silaturahmi Wali Santri


Galeri